Posts filed under: ‘Uncategorized‘




salam ramadhan and salam piba

Jika kita lihat pada masa kini, terlalu banyak teknologi-teknology canggih diciptakan, seperti tumbuhnya cendawan-cendawan di merata tempat. persoalannya haruskah kita sebagai pelajar-pelajar piba dan seterusnya bakal guru dalam pendidikan islam ini, mendalami juga menguasai dalam bidang teknologi ini? cara bagaimanakah untuk kita menggunakan teknologi di dalam subjek pendidikan islam ini? dan apa yang akan terjadi jika kita gagal menguasainya? sahabat-sahabat yang disayangi, diminta jasa baik anda, beri pandangan seikhlas hati, sekurang-kurangnya 5 pandangan dan cadangan,,,sekian terima kasih..(gudlauck untuk anda, semoga allah swt selalu bersama anda inyaallah,,amin,,)

Add a comment 30/08/2010

DSCN0899

Add a comment 07/10/2009

kisah para wali

Seorang wali ALLAH pernah bertanya tentang siapakah jirannya di syurga.Lalu diberi ilham, jirannya berada di sebuah negeri lain. Kemudian wali itu pun berangkat ke negeri itu. Tiba disana, beliau bertanya tentang lelaki yang dicarinya itu. Lalu diberitahu lelaki itu bekerja disebuah restoran. Setibanya direstoran itu, beliau amat terkejut apabila dilihat lelaki itu bekerja sebagai penuang arak. Apakah ini jiranku di SYURGA? Kata wali itu. Si wali itu terus melangkah pergi. Kemudian lelaki bartender itu memanggilnya dan berkata “Encik datang dari jauh nak jumpa saya, takkan dah nak balik” Terkejut wali tersebut. Kemudian lelaki itu menceritakan sebenarnya dia telah diarahkan oleh ALLAH untuk berdakwah kepada peminum arak. Jadi sambil dia menuangkan arak, dia berdakwah. Hasilnya 40 orang telah berhenti minum arak. Dari segi syara’ memang HARAM bekerja sebagai penuang arak. Tetapi lelaki ini dikecualikan oleh ALLAH atas dasar DAKWAH. Berdakwahlah dimana saja mengikut kemampuan dan kepakaran.

Add a comment 07/10/2009


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

Add a comment 07/10/2009

cerita penuh hikmah

TIDUR… EKSPRESI AURA KEJUJURAN

Pernahkah menatap orang terdekat ketika sedang tidur……. ? Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang. Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Perhatikanlah ayah Anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita berjalan lancar.

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibunda Anda. Kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu, kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata- mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.

Cobalah tatap wajah orang-orang tercinta itu…Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya…

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan saat menatap wajah yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya.

Tanpa kata, tanpa suara dia berkata… “betapa lelahnya aku hari ini”.
Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita. Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, mengatur rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita. Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka “orang-orang terkasih itu” tak lagi membuka matanya, selamanya… .

Add a comment 05/10/2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 komen 15/07/2009

Laman

Kategori

Pautan

Meta

Kalendar

Ogos 2017
S R K J S A I
« Ogo    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Posts by Month

Posts by Category